Rabu, 02 Juni 2010

Merah Mars, Biru Regulus di Langit Hitam

Langit malam di bulan Juni akan menjadi pemandangan elok bagi astronom maupun warga biasa. Pasalnya, planet merah Mars dan bintang biru Regulus yang berada pada posisi terdekatnya bulan ini akan tampak sebagai bintang ganda yang bersinar terang di arah barat langit.

Antara tanggal 2-10 Juni, Mars dan Regulus berjarak 2,5 derajat satu sama lain. Konjungsi (jarak terdekat antara dua benda angkasa) akan terjadi pada 6 Juni, pada saat Mars hanya berjarak 0,8 derajat dari Regulus. Pada malam sesudahnya, jaraknya akan menjadi 0,9 derajat.

Mars akan bersinar pada magnitudo 1,2, yang berarti sedikit lebih terang daripada Regulus pada magnitudo 1,34 (semakin besar angkanya semakin kurang terang).

Pada awal bulan ini, Mars bergerak ke arah gugusan bintang Leo, di mana Regulus—bintang berusia 250 juta tahun dan berjarak 79 tahun cahaya dari Bumi—berada. Pada akhir Juli, Mars akan berada di selatan ekor sang Singa (Leo), mendekati lokasi bintang Denebola. Lalu pada bulan September, Mars akan kehilangan kecemerlangannya hingga magnitude 1,5 ketika jaraknya menjauh 322 juta kilometer dari Bumi.

Dengan mata telanjang dan dengan teropong, Anda bisa dengan mudah membedakan Planet Mars dan bintang Regulus. Mars, meski disebut planet merah, akan tampak oranye keemasan, sedangkan bintang Regulus bersinar putih kebiruan akibat fusi hidrogen menjadi helium di intinya.

Cara mengukur jarak keduanya di angkasa bisa menggunakan kepalan tangan kita sebagai sekstan. Kepalan tangan kita yang dihadapkan ke angkasa menunjukkan jarak sekitar 10 derajat busur di angkasa.


SUMBER : KOMPAS.COM

Bunga Raflesia Mekar di Kebun Raya

Bunga raflesia dari jenis raflesia patma mekar di Kebun Raya Bogor, Kota Bogor. Berarti, bunga parasit itu berhasil hidup di luar habitat aslinya.

Sofie MSc, botanis Kebun Raya Bogor (KRB) yang meneliti bunga raflesia, mengungkapkan, tumbuh dan mekarnya raflesia patma di KRB ini menjadi penanda untuk pertama kalinya di dunia bahwa bunga tersebut berhasil ditumbuhkan di ex-situ (luar habitat aslinya).

"Botanis Malaysia pernah mencoba membiakkan raflesia dan berhasil, namun masih di lingkungan habitat aslinya atau in situ," katanya.

Ia menambahkan, sebetulnya 3 dari 15 jenis raflesia pernah tumbuh dan mekar di KRB pada tahun 1929. Ketiga jenis raflesia itu adalah raflesia puspa, raflesia rochusenii, dan raflesia arnoldi.

"Sayangnya, tidak ada dokumen ilmiahnya. Kesaksian bahwa tiga jenis raflesia itu mekar di ex-situ KBR hanya ada di catatan perjalanan peneliti Belanda dan berita di koran sehingga kalangan ilmiah tidak mengakuinya. Sekarang mekarnya raflesia terdokumentasi secara ilmiah dan baik," katanya.

Raflesia patma yang tumbuh di kebun pembibitan KRB pertama kali diketahui mekar sekitar pukul 09.00. Saat itu sudah ada tiga dari lima perigone (kelopak) yang mulai merekah. Namun, keberadaan kuncupnya sudah terdeteksi sejak September 2009. Sejak saat itu, tiga botanis KRB LIPI, Sofie, Melani Kurnia Riswati, dan Ngantari, intensif melakukan pemantauan dan penelitian ilmiahnya. Awalnya, ada 10 botanis yang memulai penelitian raflesia.

Menurut Sofie, pohon inang tempat bibit raflesia tumbuh, yakni pohon tetrastigma (anggur-angguran), ditaman di kebun bibit KRB pada tahun 2004. Pohon inang tersebut didatangkan dari berbagai hutan di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Pohon inang yang menerima tumpangan raflesia puspa ini berasal dari Pangandaran, Jawa Barat.

Raflesia puspa yang berwarna salem (oranye muda pudar) itu untuk sementara tidak dapat dilihat langsung oleh pengunjung KRB. Pasalnya, tiga botanis penelitinya mengatakan, tanaman yang mekar di ex-situ ini masih untuk penelitian.


SUMBER: KOMPAS.COM

7 Makanan Penghancur Lemak

Maksimalkan manfaat olahraga dengan mengonsumsi makanan khusus pembasmi lemak ini. Dalam waktu setahun, berat badan akan turun sebanyak 5 kilogram.

"Granola bar" tinggi serat
Saat kita mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat sekaligus kaya serat, kemampuan tubuh dalam membakar kalori akan meningkat hingga dua kali lipat. Begitulah simpulan sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris. Nikmati granola bar yang mengandung minimal 4 gram serat sebelum berolahraga.

Granola bar dapat menurunkan kadar insulin di dalam darah sehingga tubuh kehilangan kemampuan membakar lemak dengan efektif, demikian menurut Lisa Dorfman RD, asisten profesor di University of Miami, Amerika Serikat.

"Flaxseed"
Flaxseed atau biji rami adalah bahan makanan yang kaya akan serat dan lemak baik. Selain itu, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa flaxseed juga mengandung estrogen yang mampu meredakan gejala ketidakstabilan hormon. Pilihlah flaxseed dalam bentuk biji-bijian kering. Flaxseed kering dapat disantap bersama sereal, sup, salad, atau smoothies. Selain itu, flaxseed bisa menjadi pengganti tepung canola atau jagung untuk membuat muffin. Rasionya, 120 gr flaxseed berbanding 40 gr tepung canola (atau jagung).

Catatan khusus: ketika muffin sudah matang, kecilkan api perlahan supaya warna flaxseed menjadi coklat merata.

Flaxseed bisa dibeli di supermarket atau hipermarket.

Saus pedas
Siapa bilang makanan sehat harus tidak enak? Makanan penuh rasa ternyata bisa juga sehat. Coba tambahkan rasa pedas ke dalam makanan kita sehari-hari. Dijamin lemak akan lebih mudah terbakar. Ini adalah kesimpulan yang didapat dari penelitian di Australia terhadap 36 relawan pria dan wanita. Menurut peneliti, cabai mengandung kapkaisin yang mampu meningkatkan kadar insulin di dalam tubuh sehingga kemampuan tubuh membakar lemak akan meningkat sebesar 32 persen.

Bawang bombay
Bersyukurlah mereka yang hobi makan bawang bombay. Informasi dari American Journal of Clinical Nutrition mengatakan, bawang bombay banyak mengandung phytochemical untuk meluruhkan tumpukan lemak di tubuh, ampuh membunuh virus, serta membasmi jamur. Bumbu lain yang banyak mengandung phytochemical adalah bawang putih.

Moster ("mustard")
Rasanya agak pedas dan menyengat (mirip wasabi). Bijinya yang masih mentah berwarna coklat muda dan mengandung kunyit. Jurnal Endocrinology menyebutkan bahwa kandungan kunyit di dalam moster bermanfaat memperlambat penyerapan lemak oleh tubuh. Moster siap pakai berbentuk pasta berwarna kuning atau kecoklatan dan bisa dibeli di pasar swalayan. Nikmat disajikan dengan sandwich atau sebagai campuran salad sayuran.

Kayu manis
Jadikan sebagai pengganti gula dan berat badan pun akan turun 2-3 kg dalam setahun tanpa bersusah payah. Pasalnya, kayu manis tidak mengandung kalori. Coba bandingkan dengan 1 sendok teh gula pasir mengandung 16 kalori. Manfaat lain dari penggunaan kayu manis adalah kesehatan organ hati lebih terjaga. Sebab, kayu manis mampu meningkatkan level hormon estrogen yang berfungsi mencegah kerusakan hati, menjaga keseimbangan mood, menurunkan level kolesterol sebanyak 18 persen, serta trigliserida sebanyak 30 persen.

Kacang kenari
Ketimbang mengudap keripik kentang kemasan yang dicurigai penuh dengan sodium lebih baik mengudap kacang kenari. Kacang kenari kaya akan asam lemak Omega-3 dan serat yang dapat membuat kita kenyang lebih lama dan menjaga kesehatan sel-sel tubuh. Para ilmuwan dari Australia menemukan bahwa relawan yang mengonsumsi 8-10 kacang kenari setiap hari berat badannya lebih cepat turun dibandingkan dengan relawan yang tidak mengonsumsi kacang kenari. Plus, kadar insulin turun, sehingga lemak tidak mudah menumpuk. Penelitian ini dilakukan terhadap para penderita diabetes yang sedang menjalankan diet rendah lemak.

SUMBER : KOMPAS.COM

Wine Sehatkan Jantung

Wine merupakan minuman bergizi dan banyak manfaatnya bagi kesehatan. Minuman ini dapat menurunkan kolesterol darah, mengurangi berat badan, mampu menangkal kanker, dan membuat jantung sehat.

Bagi masyarakat Indonesia, wine identik sebagai minuman kelas atas. Padahal, wine merupakan minuman yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Wine termasuk minuman beralkohol yang dihasilkan dari fermentasi buah-buahan. Buah yang paling umum digunakan sebagai bahan baku pembuatan wine adalah buah anggur. Buah-buahan lainnya, seperti plum, elderberry, maupun blackcurrant juga dapat digunakan.

Buah anggur secara alami dapat menghasilkan wine dengan kualitas terbaik, walaupun tanpa penambahan gula, asam, enzim, maupun zat gizi lainnya. Jenis anggur yang biasa digunakan sebagai bahan baku wine adalah anggur Eropa, Vitis vinifera. Selain itu, wine juga dapat dibuat dari spesies Vitis labrusca, Vitis aestivalis, Vitis muscadinia, Vitis rupestris, Vitis rotundifolia, dan Vitis riparia yang tumbuh subur di Amerika Utara.

Wine yang terbuat dari buah-buahan selain buah anggur dikenal sebagai fruit wine atau country wine. Wine juga dapat terbuat dari pati seperti barley wine, rice wine, dan sake (minuman khas Jepang). Ada juga wine yang terbuat dari hasil distilasi yang disebut sebagai brandy.

Jenis Wine
Kata wine berasal dari bahasa Inggris tua, yaitu win, yang berarti “menang”. Pada zaman dahulu, minuman ini digunakan sebagai minuman kehormatan bagi para raja. Hingga kini wine memang sering digunakan untuk merayakan suatu momentum atau keberhasilan, ataupun tahun baru.

Asal usul wine diperkirakan berasal dari Eropa dan populer di seluruh dunia akibat penjelajahan. Minuman ini juga sering disebut sebagai minuman Misionaris karena wine juga digunakan dalam perayaan ekaristi pemeluk agama Katolik.

Penghasil wine terbesar di dunia adalah Perancis, disusul Italia, Spanyol, dan Amerika Serikat. Cina juga merupakan salah satu dari sepuluh negara penghasil wine dunia.

Ada banyak jenis wine. Namun, yang paling populer adalah wine merah (red wine) dan wine putih (white wine). Wine merah terbuat dari anggur merah yang difermentasi bersama kulitnya. Wine merah biasanya disajikan bersama daging merah ataupun spageti. Sementara itu, wine putih dapat dibuat dari anggur warna apa pun karena kulit anggurnya dipisahkan selama proses fermentasi.

Wine putih biasanya lebih manis rasanya dan disajikan bersama daging putih, seafood, dan daging unggas. Rose wine juga termasuk salah satu jenis wine yang terkenal. Warnanya merah muda seperti bunga mawar.

Sparkling wine, seperti sampanye, merupakan jenis wine yang mengandung karbon dioksida. Untuk menghasilkan wine bersoda seperti ini, buah anggur harus difermentasi sebanyak dua kali. Minuman ini paling sering disajikan pada saat jamuan makan malam formal ataupun pesta pernikahan. Sparkling wine dapat berupa red wine, white wine, ataupun rose wine.

Beberapa wine tradisional di Eropa termasuk sparkling wine seperti sekt atau schaumwein (Jerman), cava (Spanyol), spumante atau prosecco (Italia). Selain itu, juga dikenal wine yang difortifikasi dengan gula agar lebih manis, salah satunya brandy.

Selain itu, masih ada table wine yang tergolong wine ringan. Di Eropa, batas alkohol table wine 8,5-14 persen. Dessert wine merupakan salah satu wine yang juga cukup populer di Asia karena rasanya manis. Wine yang tergolong dessert wine adalah port wine, sweet sherry, tokaji (tokay), sauternes, dan muscatel. Aperitif wine juga cukup diminati dan biasanya dikonsumsi sebelum makan daging untuk memperkuat flavor.

Komposisi Gizi
Pada label botol wine biasanya dicantumkan nama daerah asal pembuatan dan tahun pembuatan. Daerah asal pembuatan menentukan jenis buah anggur yang digunakan. Semakin tua umur suatu wine, kualitas wine yang dihasilkan juga semakin baik. Hal itu disebabkan semakin lama penyimpanan, anggur akan terus mengalami proses fermentasi. Kandungan alkohol pada wine berkisar 14-20 persen.

Dilihat dari komposisi gizinya, wine termasuk minuman yang mempunyai kandungan gizi yang cukup baik. Kandungan energi pada wine sangat bervariasi, tergantung jenisnya, yaitu antara 50-160 kkal/100 g. Energi pada wine umumnya berasal dari karbohidrat, terutama gula. Wine tidak mengandung lemak sama sekali, sehingga jangan khawatir menjadi gemuk akibat konsumsi wine dalam jumlah wajar setiap hari.

Kandungan mineral yang cukup berarti pada wine adalah: kalium (antara 80 – 112 mg/100 g), kalsium, fosfor, magnesium, besi, seng, tembaga, mangan, dan selenium. Kandungan natrium pada wine umumnya rendah, kecuali pada cooking wine.

Cooking wine sebaiknya tidak digunakan untuk masakan bagi penderita hipertensi karena kandungan natriumnya yang cukup tinggi, yaitu 626 mg per 100 g. Kadar vitamin pada wine umumnya terdapat dalam jumlah yang sangat rendah, bahkan tidak mengandung vitamin C sama sekali.

Lindungi Jantung, Cegah Kanker
Wine merah merupakan jenis yang paling digemari. Selain warna yang menarik, wine merah mempunyai manfaat yang sangat luar biasa. Banyak mitos yang menyatakan bahwa minum wine dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Kenyataan tersebut menyebabkan wine diberi julukan sebagai French Paradox.

Di Prancis, jumlah penderita jantung koroner jauh lebih kecil daripada penduduk Amerika Serikat, bahkan paling kecil dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Padahal, masyarakat Prancis lebih banyak mengonsumsi lemak dan merokok, serta relatif kurang bergerak. Para peneliti mengaitkan fenomena tersebut dengan kebiasaan orang Prancis yang menyukai red wine dalam kehidupan sehari-hari.

Sebuah penelitian di Eropa menunjukkan bahwa wine merah mengandung senyawa fenol yang lebih tinggi dari wine putih. Fenol atau flavonoid merupakan antioksidan yang sangat kuat, sehingga mempunyai efek kardioprotektif (melindungi jantung dari serangan radikal bebas).

Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E. Flavonoid terbukti mempunyai efek biologis yang sangat kuat sebagai antioksidan, menghambat penggumpalan keping-keping sel darah, merangsang produksi oksidasi nitrit yang dapat melebarkan pembuluh darah, dan juga menghambat pertumbuhan sel kanker.

Pada saat fermentasi wine merah, senyawa flavonoid yang kompleks terurai menjadi lebih sederhana, sehingga lebih mudah diserap tubuh ketimbang yang terdapat pada buah segar. Adanya alkohol (10 persen) dalam wine membuat kandungan flavonoid stabil.

Menurut penelitian Agricultural Research Service, US Department of Agriculture, persenyawaan kedua yang terkandung dalam wine cukup menjanjikan untuk mencegah kanker. Penelitian yang dilakukan oleh Agnes Rimando dari Natural Products Utilization Research Unit, Oxford, Mississippi, menunjukkan bahwa pada wine ditemukan senyawa pterostilbene (terro-STILL-bien).

Senyawa tersebut memiliki kemampuan mencegah kanker sama kuatnya dengan resveratrol, senyawa antioksidan pada buah anggur yang telah lebih dahulu ditemukan. Pterostilbene juga menunjukkan daya hambat yang kuat melawan kanker payudara dalam sel.

Resveratrol pada wine merupakan salah satu komponen yang sangat bermanfaat. Berdasarkan beberapa penelitian yang dipublikasi, resveratrol sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Gary Meszaros dan Joshua Bomser dari The Northeastern Ohio Universities College of Medicine, menunjukkan bahwa resveratrol dapat menghambat angiotensin II, yaitu suatu hormon yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Resveratrol juga merupakan agen antikanker yang baik untuk mencegah kanker prostat, kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker payudara. Sebuah publikasi pada The Journal of Applied Toxicology, Juli 2003, menunjukkan resveratrol dapat mereduksi komponen benzopyrene yang merupakan radikal bebas penyebab kanker.
Sebuah publikasi pada Life Science, Agustus 2003, menunjukkan resveratrol dapat menghambat proliferasi dan metastasis sel tumor. FASEB Journal dari AS juga menunjukkan resveratrol sangat bermanfaat dapat menghambat pertumbuhan sel mati penyebab kanker. Kandungan resveratrol pada wine merah mencapai 1,5 sampai 3 miligram per liter.

Sebuah publikasi pada the Journal of Biological Chemistry, November 2005, menunjukkan bahwa wine merah dapat mereduksi penyakit alzheimer. Hal itu disebabkan kandungan resveratrol pada wine merah yang dapat mereduksi tingkat amyloid-beta peptides (Abeta). Sebuah publikasi pada The Journal of Agricultural and Food Chemistry 2006 menunjukkan bahwa wine merah dapat meningkatkan aliran darah ke otak hingga 30 persen.

Selain resveratrol, peneliti Perancis juga berhasil menemukan komponen acutimissin A pada wine merah yang merupakan antikanker. Acutimissin A tergolong dalam kelas polyphenol ellagitannin.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa acutimissin A dapat menghambat enzim yang mempunyai aktivitas seperti sel kanker. Acutimiisin A memiliki potensi 250 kali lebih baik dalam menghambat sel kanker dibandingkan obat antikanker VP-16. Selain itu, wine merah juga mengandung hormon melatonin. Hormon ini dapat membantu menenangkan pikiran, sehingga seseorang dapat tidur lebih lelap.

Turunkan Kolesterol dan Berat Badan
Dibandingkan dengan wine merah, wine putih kurang begitu populer. Komposisi kimia wine putih yang bermanfaat bagi tubuh memang tidak sehebat wine merah. Pada wine putih tidak terdapat resveratrol dan quersetin yang menjadi ciri khas dari buah anggur.

Proses pembuatan wine putih tidak dilakukan bersama kulit buah anggur, padahal polifenol terbanyak justru ada pada kulit anggur. Kandungan asam amino histamin dan tanin pada wine putih juga lebih rendah daripada wine merah.

Meskipun demikian, wine putih bukanlah minuman alkohol tanpa khasiat. Beberapa penelitian justru menunjukkan wine putih jauh lebih baik bagi kesehatan daripada wine merah. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. J. Keul dan Dr. D. König dari University of Freiburg menunjukkan bahwa konsumsi wine putih secara signifikan dapat mereduksi kolesterol LDL, fibrinogen, dan gula darah.

Berat badan dapat berkurang hingga 1,7 kg jika mengonsumsi wine putih selama 4 minggu. Menurut Dr. Jung et al dari The University of Mainz, wine putih lebih efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan wine merah. Berdasarkan penelitian di University of Buffalo, wine putih sangat bermanfaat untuk mencegah kanker paru-paru, lebih efektif daripada wine merah.

Meskipun kandungan antioksidan pada wine putih lebih sedikit daripada wine merah, efektivitas antioksidan pada wine putih juga terbukti lebih baik daripada wine merah. Sebuah penelitian The Jordan Heart Research Foundation menunjukkan wine merah hanya dapat mereduksi radikal bebas dalam tubuh hingga 15 persen, sedangkan wine putih hingga 34 persen.

Menurut Dr. Troup dari Monash University, Australia, molekul antioksidan pada wine putih lebih kecil daripada wine merah, sehingga lebih mudah diserap tubuh. Hal itulah yang menyebabkan walaupun kandungan antioksidan pada wine putih lebih sedikit, efektivitasnya lebih baik daripada wine merah.

Meskipun wine mempunyai manfaat yang luar biasa, konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan. Selain menyebabkan ketergantungan, kadar alkohol pada wine juga dapat menyebabkan gangguan hati dan tekanan darah tinggi. Konsumsi wine berlebihan juga dapat menyebabkan migrain.

SUMBER : KOMPAS.COM

4 Alasan Kita Hobi Ngemil Malam

Mungkin kita mengira kebiasaan ngemil di malam hari selama ini dikarenakan rasa lapar yang tiba-tiba muncul. Padahal, bisa jadi ada faktor tertentu yang sebenarnya membuat kita seperti “ketagihan” untuk selalu mengunyah di saat menjelang waktu tidur.

1. Malas Sarapan
Banyak wanita mengaku malas sarapan karena tak terbiasa. Padahal, tindakan ini justru bisa menggagalkan upaya penurunan berat badan yang tengah dilakukan. Marci Gluck, PhD., psikolog klinis dari the National Institute of Health mengatakan, dorongan untuk ngemil setelah makan di malam hari biasanya dirasakan oleh mereka yang asupan makan pagi dan makan siangnya sedikit. Akibatnya, sistem pertahanan tubuh terhadap rasa lapar pun mudah runtuh dan kita cenderung makan lebih banyak di sore dan malam hari.

Selain itu, studi yang dilakukan di Finlandia mendapati bahwa mereka yang tak terbiasa sarapan cenderung lebih sering merokok. Mereka juga lebih banyak mengonsumsi minuman beralkohol, dan lebih malas berolahraga. Tak heran bila kelompok ini punya berat badan lebih tinggi dibanding mereka yang rutin makan pagi.

2. Lelah Mental
Penelitian yang dilakukan pada 2007 di Australia menunjukkan adanya hubungan signifikan antara stres mental dengan kebiasaan mengudap makanan ringan di malam hari. Hal ini terutama pada kaum wanita.

Menurut riset itu, kita cenderung mengatasi rasa gelisah, depresi, dan stres, dengan mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan gula. Padahal, saat stres muncul, produksi hormon kortisol di tubuh meningkat. Hormon ini turut berperan dalam menimbulkan penimbunan lemak di perut, serta memicu keinginan untuk ngemil yang sulit ditahan.

3. Sudah Terbiasa Ngemil
Pada dasarnya, sistem tubuh bekerja sesuai dengan pola atau kebiasaan yang kita bentuk. Jika selama ini kita terbiasa ngemil setiap jam 9 malam, tubuh akan otomatis “meminta” untuk diisi makanan pada waktu tersebut, setiap hari. Ini tetap terjadi meski di saat itu tubuh seharusnya beristirahat dan berhenti “bekerja”.

Akibatnya, makanan jadi sulit dicerna karena tubuh sudah berada dalam kondisi istirahat. Selanjutnya terjadi penumpukan lemak dan kalori di tubuh kita. Jika keadaan ini dibiasakan dalam waktu lama – secara sadar ataupun tidak – maka kita berpotensi mengalami obesitas. Demikian dijelaskan oleh Kathleen Zelman, MPH, RD, LD, ahli nutrisi dan juru bicara dari American Dietetic Association.

4. Terkena Night Eating Syndrome (NES)
NES adalah gejala kelainan pola makan yang dikemukakan pertama kali oleh Dr. Albert Stunkard, MD, dari University of Pennsylvania, pada 1995. Ia melakukan penelitian terhadap 25 pasien obesitas, sebanyak 90% di antaranya adalah perempuan.

Sekitar 64% partisipan studi mengalami 3 gejala kelainan makan, yaitu meningkatnya nafsu makan di malam hari, sulit tidur, dan tidak nafsu makan pada pagi hari. Di Amerika, gejala ini menyerang hampir 6 juta penduduk. Di Indonesia, menurut Dr. Tjandraningrum, belum ada data pasti mengenai angka kejadiannya.

Sementara itu, studi di Norwegia juga menunjukkan bahwa penderita NES umumnya mengalami penurunan kadar beberapa jenis hormon dalam tubuhnya pada malam hari. Di antaranya adalah melatonin dan leptin. Penurunan ini membuat si penderita selalu terjaga di malam hari, sehingga mudah merasa lapar.

SUMBER : KOMPAS.com

Susu Setelah Olahraga, Bakar Lemak Cepat

Minum susu setelah olahraga latihan beban ternyata lebih efektif untuk membentuk otot sekaligus membakar lemak dibandingkan dengan mengonsumsi minuman berenergi yang mengandung gula.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Medicine and Science in Sport and Exercise. Berbagai studi sebelumnya menunjukkan, pria yang minum susu setelah berolahraga massa ototnya meningkat dan lemaknya berkurang.

Untuk mengetahui apakah hal yang sama juga terjadi pada wanita, tim peneliti melakukan riset selama tiga bulan yang sebelumnya tidak pernah melakukan latihan resistan. Dua jam sebelum olahraga, mereka tidak boleh makan dan hanya boleh minum air putih.

Setelah latihan berjalan rutin, para responden dibagi menjadi dua kelompok. Pertama, yang minum 500 miligram susu putih tanpa lemak dan kedua adalah mereka yang mendapat minuman energi berbasis gula.

Latihan resistance atau latihan yang dilakukan dengan melawan suatu gaya tertentu mungkin bukan jenis latihan yang disukai kaum wanita, tetapi manfaat dari latihan jenis ini sangat banyak.

"Latihan ini meningkatkan kekuatan tulang, otot, dan metabolik dengan cara yang tidak bisa dilakukan olahraga jenis lain," kata Stuart M Philips, PhD, ahli kinesiologi dari Kanada.

"Tadinya kami hanya menduga akan terjadi kenaikan massa otot yang lebih besar, ternyata pengurangan lemak tubuhnya juga tinggi. Hal ini mengejutkan," kata Philips.

Ia menambahkan, para ahli belum mengetahui penyebabnya, tetapi diduga kombinasi dari kalsium, protein tinggi, dan vitamin D, yang terdapat dalam susu menjadi penyebabnya.

Para wanita yang minum susu lebih sedikit yang mengalami kenaikan berat badan karena kenaikan massa otot seimbang dengan pengurangan lemak tubuhnya.

SUMBER : http://kesehatan.kompas.com/read/2010/06/02/11151376/Susu.Setelah.Olahraga..Bakar.Lemak.Cepat

Wapres: Tutup Saja Sekolah Tak Bermutu

Wakil Presiden Boediono menyatakan, ujian nasional (UN) sebenarnya dilaksanakan untuk membantu sekolah-sekolah yang belum memenuhi standar mutu baik dari sisi fasilitas maupun kemampuan guru dan tenaga pendidiknya.

Jika masih ada sekolah yang sudah berkali-kali dibantu, tetapi belum juga bisa memperbaiki diri dan terus-menerus jelek serta merusak standar mutu di wilayah tersebut, lebih baik sekolah tersebut ditutup.

Demikian disampaikan Wapres Boediono saat menjawab pertanyaan seorang pelajar dalam dialog dengan komunitas pendidikan se-Yogyakarta di SMA Negeri I Teladan Yogyakarta, Rabu (2/6/2010).

Hadir dalam acara itu sejumlah menteri, di antaranya Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dan Menteri Agama Suryadharma Ali, serta Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Pakualam 9.

"UN tetap diperlukan. Sebab, dengan UN, hal itu menentukan standar mutu pendidikan di suatu wilayah. Dengan UN, mana sekolah yang sudah mencapai standar mutu dan mana yang belum mencapai standar mutu. Dari situ, mana sekolah yang bisa dibantu agar memenuhi standar mutu," ujarnya.

Boediono mengatakan, "Jadi, UN itu seperti alat diagnosis dokter untuk membantu tercapainya standar kualitas sekolah, dan bukan untuk memberikan hukuman."

Menurut Boediono, jika ada sekolah yang harus dibantu agar memenuhi standar mutu, pemerintah akan membantunya melalui fasilitas dan kelengkapan sekolahnya atau gurunya. "Akan tetapi, kalau ada sekolah yang kuadrannya serba jelek terus-menerus, ya lebih baik kita tutup saja karena itu akan merusak standar mutu yang lebih besar lagi. Akan tetapi, selama masih bisa dibantu, ya dibantu dulu agar ada pemerataan mutu sekolah," lanjut Boediono.

Menjawab pertanyaan seorang pelajar lainnya yang menanyakan sampai di mana komitmen pemerintah membantu siswa-siswa yang memiliki prestasi seperti menjuarai Olimpiade Fisika atau Matematika, Mohammad Nuh menyatakan bahwa komitmen pemerintah jelas untuk memberikan beasiswa.

"Untuk siswa yang menjadi pemenang olimpiade di bidang fisika atau lainnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah memberikan instruksi agar Kementerian Pendidikan seoptimal mungkin membantu mereka," ujar Mohammad Nuh.

Bahkan, tambah Mohammad Nuh, Presiden meminta agar siswa-siswa berprestasi seperti itu didanai sampai mereka menyelesaikan program doktoralnya di mana pun universitas yang mereka inginkan. "Harapannya, setelah mereka lulus dan kembali ke Tanah Air, mengabdikan ilmunya di negerinya sendiri," demikian Nuh.

sumber : http://nasional.kompas.com/read/2010/06/02/17332488/Wapres:.Tutup.Saja.Sekolah.Tak.Bermutu